Bunpou : Pola Kalimat

 TATA BAHASA DALAM BAHASA JEPANG

(BUNPOU) : POLA KALIMAT


A. Penggunaan partikel pada kalimat

Pada kalimat memiliki pola Subjek - Prediket (Kt. Kerja) - Objek (Kt. Benda) - Keterangan disingkat dengan SPOK. Pola ini biasanya digunakan pada bahasa indonesia ataupun inggris. Namun, untuk bahasa jepang, pola kalimatnya berbeda yaitu Subjek - Keterangan - Objek (Kt. Benda) - Predikat (Kt.Kerja) disingkat dengan SKOP. 

Pada kalimat dalam bahasa jepang setiap unsur dalam kalimat SKOP memiliki partikelnya masing-masing seperti :

Partikel untuk penanda subjek ialah "wa", jika subjek nya berisi nama orang lain atau diluar dari kata saya / nama sendiri ditambahkan "san" jadi "san wa".

Partikel untuk penanda keterangan ialah "no".

Partikel untuk penanda objek (kt.benda) ialah "o" atau "ga". Dimana kata "o" itu digunakan jika prediketnya memerlukan/menghasilkan banyak gerakan (bergerak) sedangkan "ga" kebalikannya.

Partikel untuk penanda prediket (kt.kerja) ialah "masu" atau "desu". Dimana kata "masu" digunakan untuk kata kerja yang memiliki banyak gerakan (bergerak) sedangkan "desu" kebalikannya.

Pasangan untuk prediket dan objek : ("masu" + "o") dan ("desu" + "ga")


Berikut ini beberapa contoh kalimat dalam bahasa jepang yang berhubungan keperawatan :
1. Pola kalimat bahasa indonesia : Dokter melihat rontgen pasien
    Pola kalimat dalam bahasa jepang : Dokter san wa pasien no rontgen ga melihat desu
    Kalimat dalam bahasa jepang : Isha san wa kanja no rentogen ga miru desu (ใ„ใ—ใ‚ƒใ•ใ‚“ใฏ ใ‹ 
    ใ‚“ใ˜ใ‚ƒใฎใƒฌใƒณใƒˆใ‚ฒใƒณ ใ‚ฌ ใƒŸใƒซใƒ‡ใ‚น)
2. Pola kalimat bahasa indonesia : Perawat mengganti infus pasien
    Pola kalimat dalam bahasa jepang : Perawat san wa pasien no infus o mengganti masu
    Kalimat dalam bahasa jepang : Kangoshi san wa kanja no chunyu o kokanshi masu (ใ‚ซใƒณใ‚ดใ‚ท
    ใ•ใ‚“ใฏ ใ‹ใ‚“ใ˜ใ‚ƒใฎ ใกใ‚…ใ‚“ใ‚†ใŠ ใ“ใ‹ใ‚“ใ—ใพใ™)
3. Pola kalimat bahasa indonesia : Perawat memeriksa kondisi pasien
    Pola kalimat dalam bahasa jepang : Perawat san wa pasien no kondisi o memeriksa masu
    Kalimat dalam bahasa jepang : Kangoshi san wa kanja no choshi o kogitte masu (ใ‚ซใƒณใ‚ดใ‚ทใ•ใ‚“
    ใฏ ใ‹ใ‚“ใ˜ใ‚ƒใฎ ้ŠšๅญใŠ ๅฐๅˆ‡ๆ‰‹ใพใ™)
4. Pola kalimat bahasa indonesia : Perawat mengukur suhu tubuh pasien
    Pola kalimat dalam bahasa jepang : Perawat san wa pasien no suhu tubuh ga mengukur desu
    Kalimat dalam bahasa jepang : Kangoshi san wa kanja no taion ga sokutei desu (ใ‚ซใƒณใ‚ดใ‚ทใ•ใ‚“
    ใฏ ใ‹ใ‚“ใ˜ใ‚ƒใฎ ไฝ“ๆธฉ ใŒ ๆธฌๅฎšใƒ‡ใ‚น)
5. Pola kalimat bahasa indonesia : Dokter operasi apendisitis pasien
    Pola kalimat dalam bahasa jepang : Dokter san wa pasien no apendisitis o operasi masu
    Kalimat dalam bahasa jepang : Isha san wa kanja no chusuien o shujutsu masu (ใ„ใ—ใ‚ƒใ•ใ‚“           
    ใฏ ใ‹ใ‚“ใ˜ใ‚ƒใฎ ่™ซๅž‚็‚Ž ใŠ ๆ‰‹่ก“ ใพใ™)


List video youtube :




Komentar

  1. Apa contoh predikat yang dapat menggunakan masu dan desu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama seperti yang ada contoh pada kalimat diatas untuk contoh prediket yang bisa dipakai menggunakan "masu" itu mengganti, memeriksa, dll sedangkan contoh prediket yang bisa dipakai menggunakan "desu" itu melihat, membaca, mengukur suhu, dll.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Istilah Keperawatan, Perhitungan, dan Keterangan Waktu Dalam Bahasa Jepang

UTS BAHASA JEPANG

UAS BAHASA JEPANG